Rumah Bambu

Friday, 24 September 2010 (21:31) | Cerpen | 172 views | 1 komentar

img

Penulis:Ir. Bambang Sukmadji Guru MA Futuhiyyah 1. Mranggen Demak, JATENG. Beberapa batang rokok telah habis dihisapnya, entah mengapa batang rokok yang dihisapnya sekarang masih saja kuat melekat di jarinya. Tubuhnya masih saja rebah di kursi kayu jati yang renta membujur di ruang tamu yang kumuh. Meski sinar mentari telah menghiasi wajah pagi yang kuning menyala, lantaran tersapu kemarau yang menerjang kotanya. Namun dia masih belum beranjak untuk memunguti kehidupanya yang tercecer di roda jaman.... (more...)