Guru Profesional Versus Guru Sejati

Saturday, 12 March 2011 (02:43) | 655 views | 5 komentar | Print this Article

Guru Profesional Versus Guru Sejati

Oleh : Ahmad Fatahillah —Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto angkatan 2009— UPAYA peningkatan pemerintah terhadap kualitas pendidikan di Indonesia telah berproses dari waktu ke waktu. secara umum, kualitas pendidikan yang menjadi sorotan utama adalah para pendidik atau guru pengajar di pendidikan formal (sebagiannya pada pendidikan non formal). Dari para pendidik dibutuhkan guru yang handal dan... 

Guru Ngeblog: Mengapa Tidak?

Tuesday, 12 May 2009 (11:58) | 301 views | 10 komentar | Print this Article

Guru Ngeblog: Mengapa Tidak?

Oleh: Sawali Tuhusetya Dari sisi waktu, guru jelas banyak diuntungkan. Beban kewajiban mengajar guru hanya 24 jam — berdasarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) — per minggu dari total waktu 144 jam. Ini artinya, masih ada siswa waktu 120 jam per minggu. Selain bisa digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas utama yang lain, seperti menyusun silabus, skenario dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media/alat bantu,... 

Sertifikasi Model Portofolio dan Profesionalisme Guru

Monday, 13 April 2009 (13:36) | 460 views | 3 komentar | Print this Article

Sertifikasi Model Portofolio dan Profesionalisme Guru

Oleh: Deni Kurniawan As’ari Menarik dicermati peryataan Kabid Pengembangan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Herni Sulasti, saat diskusi, selepas sosialiasi kepengurusan Agupena Banyumas. Beliau mengatakan bahwa sertifikasi guru dalam jabatan yang selama ini telah dilaksanakan pemerintah belum berimplikasi positip terhadap peningkatan profesionalisme guru di Banyumas. Pernyataan ini bagi... 

Guru sebagai Peneliti

Saturday, 14 February 2009 (05:08) | 459 views | 3 komentar | Print this Article

Guru sebagai Peneliti

Oleh: Sawali Ketika Depdiknas meluncurkan model penelitian berbasis tindakan kelas (PTK), predikat guru pun bertambah. Guru tak hanya sebatas menjadi “tukang ajar” yang ruang geraknya dibatasi empat dinding ruang kelas, tetapi diharapkan juga menjadi seorang peneliti. Melalui PTK yang dilakukan, guru diharapkan menjadi “pionir” sekaligus “inovator” pembelajaran yang mampu menciptakan atmosfer pembelajaran secara menarik...