<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agupena Jawa Tengah &#187; juara</title>
	<atom:link href="http://agupenajateng.net/tag/juara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agupenajateng.net</link>
	<description>Membangun Semangat Berbagi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Apr 2012 08:14:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Penelitian Pendidikan untuk Lomba Karya Tulis Guru</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/02/06/penelitian-pendidikan-untuk-lomba-karya-tulis-guru/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/02/06/penelitian-pendidikan-untuk-lomba-karya-tulis-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 08:03:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmiah Pop]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SMA 1 jatinom Klaten]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkarnaen Syiri Lokesyawara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2661</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Drs. H. Zulkarnaen Syri Lokesywara, M.Eng (Aktivis Agupena Jateng dan Guru SMA N 1 Jatinom, Klaten) Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiyono, 2008: 3). Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Rasional berarti harus dilakukan dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Drs. H. Zulkarnaen Syri Lokesywara, M.Eng (Aktivis Agupena Jateng dan Guru SMA N 1 Jatinom, Klaten)<br />
<img alt="" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs377.snc4/46068_1617725086467_1336586037_1692369_3555809_n.jpg" class="alignleft" width="307" height="411" />Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiyono, 2008: 3). Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Rasional berarti harus dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal, sehingga terjangkau penalaran manusia. Empiris berarti cara yang dilakukan dapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain pun dapat melakukan kegiatan yang sama. Sistematis, artinya proses yang dilalui dalam penelitian tersebut menggunakan langkah-langkah tertentu yang logis.</p>
<p>Data yang diperoleh dalam suatu penelitian adalah data empiris (teramati) yang mempunyai kriteria tertentu yaitu valid. Validitas suatu data menunjukkan derajat ketepatan antara data sesungguhnya dengan data yang dikumpulkan peneliti.</p>
<p>Tujuan dalam peneltian secara umum dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu penemuan, pembuktian, dan pengembangan. Penemuan berarti data yang diperoleh betul-betul belum pernah diketahui. Pembuktian, artinya data yang diperoleh dapat digunakan untuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu, sedangkan pengembangan berarti memperdalam dan memperluas pengetahuan yang telah ada.</p>
<p>Kegunaan penelitian yang utama adalah untuk memahami, memecahkan,dan mengantisipasi masalah. Memahami berarti memperjelas suatu masalah yang tidak diketahui dan selanjutnya menjadi tahu, memecahkan masalah berarti mengurangi atau menghilangkan masalah, sedangkan mengantisipasi masalah artinya berupaya mencegah suatu masalah akan terjadi.</p>
<p>Berdasarkan paparan tersebut, dapat dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan peneltian pendidikan adalah upaya ilmiah untuk mendapatkan data suatu pengetahuan tertentu untuk memahami, memecahkan, dan mengantisipasi masalah-masalah dalam bidang pendidikan.</p>
<p>Memulai Penelitian<br />
Diakui atau tidak, suka atau tidak suka, rela atau tidak rela, kegiatan penelitian belum menjadi kebutuhan bagi sebagian besar guru di Kabupaten Klaten. Penelitian dianggap sebagai kegiatan yang sangat sulit dan memberatkan, karena harus menguasai berbagai hitungan statistik yang rumit atau metodologi yang membingungkan. Kenyataannya, kegiatan penelitian tidaklah sesulit atau seberat yang dibayangkan.</p>
<p>Hal-hal yang perlu dipahami dalam memulai penelitian adalah:<br />
1. Menemukan masalah<br />
Masalah penelitian bisa ditemukan dari pengalaman guru dalam proses pembelajaran sehari-hari, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Misalnya rendahnya nilai ulangan harian para siswa, kecenderungan siswa mengantuk ketika proses pembelajaran berlangsung, sebagian besar siswa tidak dapat membaca teks Bahasa Inggris dengan lancar, siswa kesulitan memahami konsep-konsep abstrak, dan sebagainya.</p>
<p>2. Memilih metode<br />
Masalah-masalah yang ditemukan perlu dicari jalan keluarnya dengan cara mencari sumber penyebab masalah tersebut. Dengan mengetahui berbagai kemungkinan penyebab masalah, guru dapat menentukan suatu tindakan yang dapat dikembangkan melalui pendekatan tertentu, metode pembelajaran, model pembelajaran, atau alat peraga yang diyakini mampu memecahkan permasalahan yang dihadapi guru.</p>
<p>3. Membaca referensi<br />
Membaca buku, jurnal, majalah, makalah, atau sumber-sumber lainnya merupakan kegiatan mutlak yang harus dilakukan. Hal ini berkaitan dengan kajian teori yang mendasari gagasan dan alternatif yang dipilih.</p>
<p>4. Mengumpulkan data<br />
Data digunakan untuk mengetahui apakah alternatif yang dipilih berhasil mengatasi masalah yang dialami. Data dapat didapatkan peneliti secara langsung melalui wawancara, kuesioner, tes, observasi (data primer), maupun memanfaatkan data yang diperoleh pihak lain, seperti data penduduk dari BPS, nilai rapor siswa, data dari internet, dan sebagainya (data sekunder).</p>
<p>5. Menganalisis data<br />
Analisis data dilakukan dalam tiga tahap, yaitu reduksi data, yaitu memilah data yang bermanfaat, paparan data yaitu analisis data dalam bentuk narasi, grafis, tabel, dan matrik. Ketiga adalah penyimpulan, yaitu proses menarik intisari atas sajian data dalam bentuk pernyataan singkat dan padat tapi mengandung pengertian yang luas.</p>
<p>6. Menulis laporan<br />
Laporan dibuat agar hasil penelitian lebih bermakna, karena diketahui oleh orang lain dan membuka kesempatan untuk diterapkan di tempat lain. Selain itu, pada beberapa penelitian, laporan wajib dibuat dan diserahkan kepada lembaga yang mendanai penelitian yang dilakukan atau dibuat untuk mengikuti lomba karya tulis.</p>
<p>Umumnya laporan penelitian memuat hal-hal sebagai berikut:<br />
a. Bagian Awal : Halaman Judul, Abstrak, Halaman Pengesahan, Kata Pengantar, Daftar Tabel/Gambar, Daftar Isi</p>
<p>b. Bagian Utama : Pendahuluan, Kerangka Konseptual, Metodologi, Hasil Penelitian, Penutup</p>
<p>c. Bagian Akhir : Daftar Pustaka, Lampiran</p>
<p>Lomba Karya Tulis untuk Guru<br />
Selain berguna untuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran di kelas, hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk mengikuti lomba-lomba karya tulis. Beberapa lembaga secara rutin menyelenggarakan lomba karya tulis bagi guru di Indonesia dan sekolah Indonesia di luar negeri.</p>
<p>Setiap tahun Depdiknas menyelenggarakan Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran yang ditujukan untuk semua guru dari jenjang TK/SD/SMP/SMA/SMK. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menyelenggarakan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG), Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Jawa Tengah dengan Forum Ilmiah Guru tingkat provinsi untuk memilih wakil Jawa Tengah di tingkat nasional, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah secara rutin menyelenggarakan Lomba Penelitian Tindakan Kelas (Class Action Research), Penghargaan Toray (ITSF) bagi guru-guru MIPA SMA, dan Lomba Karya Tulis Peningkatan Keimanan Siswa.</p>
<p>Selain lomba karya tulis tersebut, beberapa lomba dapat diikuti oleh guru (kategori umum), misalnya Academic Writing Contest yang diselenggarakan oleh PT. Rohto Mentholatum (www.rohto.co.id), XL Award Writing Competition (www.xl.co.id), Lomba Karya Tulis Bank Syariah, Lomba Menulis Honda dalam Kehidupan, dan sebagainya.</p>
<p>Manfaat<br />
Dari pengalaman mengikuti beberapa lomba, beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan tersebut adalah:</p>
<p>1. Menambah wawasan<br />
Seperti dikemukakan di bagian awal, kegiatan penelitian mendorong individu untuk mengetahui hal-ihwal obyek penelitiannya. Kegiatan tersebut disadari atau tidak memperkaya wawasan guru dalam bidang pendidikan, yang tentu saja sangat berguna bagi upaya peningkatan kualitas guru.</p>
<p>2. Mendapat penghargaan<br />
Dalam sebuah kegiatan lomba, penyelenggara selalu menyediakan hadiah uang atau barang kepada para juara. Besaran yang diberikan bervariasi tergantung pada level kejuaraan. Lomba Tulis Yayasan Peduli Hutan Lestari memberikan hadiah bagi Juara I uang sebesar Rp 20.000.000,- dan note book, Juara II Rp 15.000.000,- dan note book, dan Juara III uang tunai sebesar Rp 10.000.000,- dan kamera digital. XL Award Writing Competition 2006 memberikan hadiah uang dan barang sebesar Rp 17 juta, printer, dan pulsa XL sebesar Rp 1,2 juta untuk Juara I, Rp 12 juta, printer, dan pulsa Rp 1,2 juta, dan Juara III uang tunai Rp 7 juta, printer, dan pulsa Rp 1,2 juta.</p>
<p>3. Angka kredit<br />
Ungkapan golongan maksimal guru adalah IV/a seperti diamini banyak guru akan semakin hilang apabila para guru aktif melakukan penelitian dan menuangkannya dalam karya ilmiah. Untuk sebuah karya tulis hasil penelitian yang disahkan oleh organisasi profesi, penulis berhak mendapatkan poin sebesar 6. Demikian juga halnya kalau hasil tersebut dimuat di jurnal ilmiah atau memenangkan Juara I, II, atau III di lomba karya tulis tingkat nasional.</p>
<p>4. Tambah kenalan<br />
Lomba karya tulis selalu membawa dampak positif terbukanya kesempatan saling mengenal antara satu guru dengan guru lainnya. Pertukaran informasi antarguru ternyata bermanfaat bagi peningkatan wawasan dan kualitas guru.</p>
<p>5. Spirit untuk maju<br />
Satu hal yang paling dirasakan pada saat pelaksanaan final lomba atau penyerahan hadiah dan tidak ditemukan dalam berbagai referensi adalah terciptanya momentum suasana yang mendorong semangat untuk lebih maju. Suasana tersebut tercipta akibat berkumpulnya guru-guru dengan minat yang sama dalam sebuah even ilmiah. Selanjutnya, yang diperlukan adalah mempertahankan momentum tersebut agar tidak segera surut.</p>
<p>Kiat Memenangkan Lomba<br />
Untuk memenangkan lomba-lomba karya tulis, ada beberapa kiat yang selama ini penulis lakukan. Beberapa di antaranya adalah:<br />
1. Penelitian yang dilakukan relatif baru, artinya belum dilakukan orang lain.</p>
<p>2. Perlu dilakukan penginterpretasian tema dan tujuan lomba. Karya tulis hasil penelitian yang tidak sesuai dengan tema dan tujuan lomba, sudah barang tentu tersingkir di bagian awal.</p>
<p>3. Penelitian yang dilakukan mempunyai nilai manfaat tinggi bagi upaya pemecahan masalah pendidikan.</p>
<p>4. Memberi nama model atau metode yang digunakan secara taktis, artinya diupayakan lebih “membumi”.</p>
<p>5. Sebagian guru menganggap, penggunaan Bahasa Indonesia secara benar dan baik bukan sesuatu yang penting, yang lebih penting adalah isi atau pesan yang ditulis. Anggapan tersebut selayaknya segera ditinggalkan, karena dalam sebuah lomba, proporsi penggunaan EYD mempunyai persentase yang tidak kecil.</p>
<p>6. Menguasai teknik-teknik presentasi, seperti penggunaan media yang tepat, alokasi waktu yang disediakan, penggunaan humor, pemilihan warna, dan sebagainya.</p>
<p>7. Yang tidak kalah pentingnya adalah doa, karena dengan doa peserta yang akan mempresentasikan karyanya merasa tenang, dan pada akhirnya meningkatkan kepercayaan diri.</p>
<p>Penutup<br />
Kegiatan penelitian pada dasarnya dapat dilakukan oleh semua guru. Seperti kegiatan lain, apapun kegiatan itu, pada awal pelaksanaan memunculkan perasaan gamang. Akan tetapi setelah masuk dalam kegiatan penelitian, sedikit demi sedikit perasaan tersebut berganti dengan keasyikan. Janji Tuhan: Setelah kesulitan pasti ada kemudahan (QS. Alam Nasyrah: 5).</p>
<p>***<br />
Penulis:  guru Sosiologi di SMA Negeri 1 Jatinom.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/02/06/penelitian-pendidikan-untuk-lomba-karya-tulis-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat dan Sukses untuk Mr. Kusmin</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2010/12/23/selamat-dan-sukses-untuk-mr-kusmin/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2010/12/23/selamat-dan-sukses-untuk-mr-kusmin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2010 12:49:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ucapan]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[KUSMIN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2569</guid>
		<description><![CDATA[Keluarga Besar Agupena Jateng mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Bapak Drs. Kusmin M.Pd. (Anggota Agupena Jateng) sebagai the 2nd Winner of The National Best Civics Teacher at National Constitutional Awards for Civics Teachers 2010. Semoga prestasi yang telah diraih dapat mengisnpirasi segenap keluarga besar Agupena Jateng untuk terus berkarya dan berprestasi. Banyumas, 23 Desember 2010 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img alt="" src="http://galeri.indosatschool.com/2010/12/The_2nd_Best_Civics_Teacher.jpg" class="alignnone" width="588" height="299" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>Keluarga Besar Agupena Jateng mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Bapak Drs. Kusmin M.Pd. (Anggota Agupena Jateng) sebagai  <em>the 2nd Winner of The National Best Civics Teacher at National Constitutional Awards for Civics Teachers </em>2010.</strong></span></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong> </strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>Semoga prestasi yang telah diraih dapat mengisnpirasi segenap keluarga besar Agupena Jateng untuk terus berkarya dan berprestasi. </strong></span></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>Banyumas, 23 Desember 2010</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>Keluarga Besar Agupena Jateng </strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong> </strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>DENI KURNIAWAN AS&#8217;ARI </strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>Ketua Umum</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>SAWALI </strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>Wakil Ketua Umum</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>Hj. ENDAR YUNIARTI</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: large;"><strong>Sekretaris Umum</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2010/12/23/selamat-dan-sukses-untuk-mr-kusmin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hery Juara Menulis Buku</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2009/11/03/hery-juara-menulis-buku/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2009/11/03/hery-juara-menulis-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 12:33:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[guru kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=1046</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Deni Kurniawan As&#8217;ari Hery Nugroho, Guru SMP Negeri 7 Semarang, yang juga menjabat Ketua Divisi Penulisan Artikel Asosiasi Guru Penulis Seluruh Indonesia (Agupena) Jawa Tengah menjadi salah satu juara sepuluh terbaik 1 (pertama) tingkat nasional, yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan TK dan SD Depdiknas RI di Hotel Permata Garden Bandung (27-30/10). Pada kesempatan lomba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Deni Kurniawan As&#8217;ari<br />
<img src="http://agupenajateng.net/wp-content/uploads/2009/11/hery-194x300.jpg" alt="hery-194x300" title="hery-194x300" width="194" height="300" class="alignleft size-full wp-image-1047" /><img src="http://agupenajateng.net/wp-content/uploads/2009/11/cover-kls-2-dpn-rahman-212x300.jpg" alt="cover-kls-2-dpn-rahman" title="cover-kls-2-dpn-rahman" width="212" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-1050" /><strong>Hery Nugroho</strong>,  Guru SMP Negeri 7 Semarang,  yang juga menjabat Ketua Divisi Penulisan Artikel Asosiasi Guru Penulis Seluruh Indonesia (Agupena) Jawa Tengah menjadi salah satu juara sepuluh terbaik 1 (pertama) tingkat nasional,  yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan TK dan SD Depdiknas RI di Hotel Permata Garden Bandung (27-30/10). </p>
<p>Pada kesempatan lomba kemarin,  Hery yang juga Mantan Ketua Umum Remaja Islam Masjig Agung (RISMA-JT) Jawa Tengah itu menulis buku berjudul “<em>Rahman dan Pengemis Tua</em>”. Dalam buku tersebut, beliau mengembangkan salah satu materi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD kelas dua, yakni <em>Asmaul Husna </em>melalui cerita. Selama ini buku teks bacaan yang ada banyak menggunakan pendekatan normatif, kalaupun ada ceritanya pun kurang menyentuh keseharian anak, sehingga banyak siswa yang kesulitan memahami.</p>
<p>Melalui buku <em>Asmaul Husna </em>itu, Hery ingin menampilkan materi pelajaran dalam bentuk cerita. Sehingga secara tidak langsung, anak akan lebih mudah memahami.</p>
<p>Dalam lomba tersebut diikuti oleh sekitar 1.040 peserta dari seluruh Indonesia. Kemudian dipilih 60 finalis dan dipilih sepuluh terbaik I, sepuluh terbaik II, dan sepuluh terbaik III. Pada kesempatan kejuaraan lomba menulis bergengsi itu, para pemenang terbaik I berhak mendapatkan 20 juta, terbaik II meraih 15 juta, dan terbaik III berhak mendapatkan 10 juta.   </p>
<p>Di samping itu, Hery yang kerap menulis artikel di Suara Merdeka itu,  pada tahun lalu juga berhasil menjadi juara III lomba menulis buku yang diselenggarakan Pusat Perbukuan (Pusbuk) Depdiknas RI yang berjudul, <em>30 Hari Membuat Majalah Sekolah</em>. Selain itu juga menjadi juara I dalam lomba <em>Smart Teaching </em>tingkat Jawa Tengah, dan juara I menulis artikel tingkat Jawa Tengah.</p>
<p><img src="http://agupenajateng.net/wp-content/uploads/2009/11/budi.jpg" alt="budi" title="budi" width="194" height="300" class="alignright size-full wp-image-1059" />Masih dalam lomba yang sama, Budi Harjo, S.Pd., M.Pd.  yang menjabat Sekretaris Divisi Penulisan Buku berhasil masuk kategori nominasi bersama dengan 38 peserta lainnya se-Indonesia. Budi yang juga Kepala SMPI Al-Azhar 21 Sukoharjo dan Ketua Umum PGSI Jateng itu menulis buku yang berjudul <em>Makanan Bergizi </em>(Nonfiksi). Buku Budi diikutkan dalam lomba dengan kategori pelajaran Penjasorkes untuk tingkat SD/MI.  </p>
<p>Catatan:<strong><br />
1. Segenap Keluarga Besar Agupena Jateng ikut berbahagia dan mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih. Terus berkarya dan berkarya.<br />
2. Secara khusus Ketua Umum Agupena Jateng akan memberikan Piagam Penghargaan atas prestasi kedua pengurus tersebut yang dipandang telah memberikan kontribusi yang besar dalam memberikan pencerahan pada anak didik sesuai dengan visi misi Agupena.<br />
</strong>  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2009/11/03/hery-juara-menulis-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

