<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agupena Jawa Tengah &#187; Info</title>
	<atom:link href="http://agupenajateng.net/category/informasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agupenajateng.net</link>
	<description>Membangun Semangat Berbagi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Apr 2012 08:14:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Seminar Nasional ISPI (Redesain Sistem dan Desentralisasi Pendidikan)</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/12/31/seminar-nasional-ispi-redesain-sistem-dan-desentralisasi-pendidikan/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/12/31/seminar-nasional-ispi-redesain-sistem-dan-desentralisasi-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 04:30:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[ispi]]></category>
		<category><![CDATA[seminar nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=3012</guid>
		<description><![CDATA[Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) bekerjasama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema Redesain Sistem dan Desentralisasi Pendidikan pada 21-22 Januari 2012. Acara diselenggarakan di Ruang Sidang Rektorat UNY, Jl. Colombo Nomor 1 Karang Malang, Yogyakarta. ISPI sebagai organisasi profesi yang bergerak dalam bidang pendidikan sangat berkepentingan untuk merealisasikan cita-citanya dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/41573_209907285077_5116_n.jpg" alt="" width="90" height="97" /><img class="alignleft" src="http://fairuzelsaid.files.wordpress.com/2010/01/logo_uny.gif" alt="" width="90" height="97" />Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) bekerjasama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema <em><strong>Redesain Sistem dan Desentralisasi Pendidikan </strong></em>pada 21-22 Januari 2012. Acara diselenggarakan di Ruang Sidang Rektorat UNY, Jl. Colombo Nomor 1 Karang Malang, Yogyakarta. </p>
<blockquote><p><strong><span style="color: #0000ff;">ISPI sebagai organisasi profesi yang bergerak dalam bidang pendidikan sangat berkepentingan untuk merealisasikan cita-citanya dalam berbagai bentuk di antaranya berupa kajian konsep-konsep maupun kemungkinan aplikasi dari kebijakan pendidikan. </span></strong></p></blockquote>
<p><strong>S</strong>eminar tersebut merupakan salah satu kegiatan yang berpotensi memberikan pencerahan, analisis, dan implikasi dari semua kebijakan-kebijakan pendidikan.</p>
<p>Panitia juga membuka kesempatan bagi peserta untuk mempresentasikan makalah sesuai dengan topik.</p>
<p>Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi panitia dengan contact persons Rohmat Purwoko (0857 290 50004), Dr. Puji Yanti Fauziah (0817 549 7644), Sudaryono, S.Pd (0813 286 89377) dan T. Sulistiyono, M.Pd., M.M. (0815 686 1003) atau datang langsung ke sekretariat panitia di Gedung Pascasarjana UNY lantai 1.</p>
<p>Info lengkap klik <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://i302.photobucket.com/albums/nn91/Deni_076/leafletPPSUNYrev24DES2011a.jpg">leaflet1</a> dan <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://i302.photobucket.com/albums/nn91/Deni_076/leafletPPSUNYrev27DES2011b.jpg">leaflet2</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/12/31/seminar-nasional-ispi-redesain-sistem-dan-desentralisasi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Duka Suka Menjadi Penulis Buku</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/11/12/duka-suka-menjadi-penulis-buku/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/11/12/duka-suka-menjadi-penulis-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 05:11:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmiah Pop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2949</guid>
		<description><![CDATA[Johan Wahyudi, S.Pd., M.Pd Guru SMP Negeri 2 Kalijambe Sragen, Bendahara Umum Agupena Jateng Berbincang tentang kegiatan menulis buku tentu mengenakkan diri. Banyak duka terdapat di dalamya. Namun, banyak suka juga ditemukan. Keduanya dapat dibandingkan sebagai semangkok bakso dengan kuahnya. Mana enak makan bakso tanpa kuah? Nah, kedukaan justru semakin menambah kelezatan perjuangan untuk mendapatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Johan Wahyudi, S.Pd., M.Pd </strong><em><br />
Guru SMP Negeri 2 Kalijambe Sragen, Bendahara Umum Agupena Jateng</em></p>
<p><img alt="" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/u/prf/13119471361817823721.jpg" class="alignleft" width="200" height="204" />Berbincang tentang kegiatan menulis buku tentu mengenakkan diri. Banyak duka terdapat di dalamya. Namun, banyak suka juga ditemukan. Keduanya dapat dibandingkan sebagai semangkok bakso dengan kuahnya. Mana enak makan bakso tanpa kuah? Nah, kedukaan justru semakin menambah kelezatan perjuangan untuk mendapatkan kesukaan. Ketika menekuni profesi sebagai penulis buku, saya menemukan tiga buah kedukaan dan tiga buah kesukaan.<br />
<strong><br />
Mesti Berjaga Setiap Malam</strong><br />
Menulis buku memerlukan konsentrasi tingkat tinggi. Suara bising akan membuyarkan angan penulis. Oleh karena itu, penulis mesti berusaha mencari waktu yang dapat mendukung suasana itu. tak lain adalah keheningan malam. Maka, tak ayal setiap malam, saya berjaga untuk menyelesaikan naskah-naskah itu. Semalam berkisar lima hingga sepuluh halaman. Tahu-tahu, sebulan saya sudah menghasilkan sebuah naskah.<br />
<strong><br />
Dikejar Deadline</strong><br />
Saya paling benci jika ditelepon penerbit seraya berkata, “Besok naskah harus dikirim!” Begitu mendapat perintah lewat telepon itu, tak ayal saya harus berjibaku dengan waktu, tenaga, pikiran, keluarga, dan aktivitas lain. Begitu selesai mengajar anak didik, saya langsung menyepikan diri ke ruang kerjaku di lantai atas. Dan di sanalah, saya bertapa seraya berusaha memenuhi tuntutan deadline dari penerbit.<br />
<strong><br />
Harus Merevisi</strong><br />
Kebanyakan bukuku adalah buku pelajaran dan buku teks. Itu berarti bahwa saya harus meng-up date informasi yang berasal dari kutipan berita dan soal-soalnya. Saya mesti menyesuaikan isi dengan perkembangan informasi dan teknologi. Untuk itulah, penerbit pasti menghubungiku setiap tiga tahun untuk melakukan revisi naskah. Meskipun kurang menyukainya, saya mesti bertanggung jawab kepada pengguna. Tentunya pengguna tidak ingin dikecewakan penulisnya. Dan itu juga menjadi cita-cita: tak mengecewakan pengguna bukuku.</p>
<p>Selain kedukaan di atas, saya pun menemukan tiga kesukaan sebagai penulis buku. Ketiganya adalah mendengar kabar pengguna, buku laris di pasaran, dan menerima royalti.<br />
<strong><br />
Mendengar Kabar Pengguna</strong><br />
Secara tidak sengaja, saya sering bertemu dengan pengguna bukuku. Seperti kemarin, saya bertemu dengan dua orang guru dari sekolah yang berbeda. Seorang menjadi kepala sekolah internasional dan seorang menjadi guru bahasa Indonesia di sekolah favorit. Kedua guru itu bercerita bahwa sekolahnya menggunakan bukuku. Ketika bertemu itulah, saya berusaha mendapatkan masukan tentang isi buku. Saya harus berusaha berbenah agar bukuku dapat memenuhi permintaan pasar, tak lain adalah guru dan siswa.<br />
<strong><br />
Buku Laris di Pasaran</strong><br />
Setiap hari minggu, saya sering mengajak anak-anak untuk berbelanja. Pada kesempatan itulah, saya sering berkunjung ke toko buku ternama, swalayan, supermarket, dan hypermarket. Jika diadakan pameran buku, saya pun jarang melewatkan momen itu dengan mengunjunginya. Selain menuruti keinginan anak-anak untuk membeli buku-buku baru, saya sering memantau tingkat penjualan. Alhamdulillah, bukuku cukup laris di pasaran. Setidaknya, saya mendapatkan informasi itu berdasarkan informasi dari pegawai toko.<br />
<strong><br />
Mendapat Kiriman Royalti</strong><br />
Tadi pagi (Jumat, 4 November 2011), HP-ku berdering. Ketika melihat nomor pemanggil, saya cukup terkejut. Ternyata, nomor itu berasal dari penerbit bukuku. Sontak saya menerima panggilan itu dan mencari tempat yang teduh dan mudah menangkap sinyal. Ternyata, penerbit itu memberitahukan bahwa royalti tiga bukuku untuk tahun ini baru saja dikirimkan. Secara iseng, saya bertanya, “Pak, berapa royalti ketiga bukuku?” Langsung saja penerbit menjawab bilangan yang sangat lumayan. Insya Allah, saya akan menggunakan royalti itu untuk melunasi ONH-ku dan istri. Selain itu, saya ingin membelikan hadiah istimewa untuk istri tercinta. Sisanya dimasukkan kantong saja untuk membeli kambing buat disate pada Minggu nanti.</p>
<p>Begitulah romantikaku menjadi penulis buku. Kadang sedih jika harus berbetah-betah di kamar. Namun, hati begitu gembira jika mendapat kabar baik. Tidak selamanya kabar baik itu tentang uang dan uang. Jika sudah menjadi penulis buku, uang tak lagi menjadi masalah utama. Justru masalah akan muncul pada kekuatan untuk menjaga konsistensi semangat. Mengapa? Godaan selalu menari-nari di depan mata untuk bersantai ria. Itulah godaan penulis buku.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/11/12/duka-suka-menjadi-penulis-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ajak Guru Jadi Penulis</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/11/12/ajak-guru-jadi-penulis/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/11/12/ajak-guru-jadi-penulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 05:04:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kliping Media]]></category>
		<category><![CDATA[dunia buku]]></category>
		<category><![CDATA[herry nugroho]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2943</guid>
		<description><![CDATA[PROFESI guru pada zaman digital seperti sekarang, dituntut tidak hanya mengajar siswa di depan kelas. Guru harus kreatif mengembangkan keterampilan, bahkan menjadi penulis. Guru penulis atau pendidik yang berminat menuangkan ide dan kreativitasnya dalam tulisan, saat ini belum banyak. Akan tetapi, Hery Nugroho guru SMP 7 Semarang mencoba memeloporinya. Lelaki kelahiran Demak 18 Januari 1980, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://herynugrohoyes.files.wordpress.com/2011/11/foto-hery.jpg" class="alignleft" width="220" height="362" />PROFESI guru pada zaman digital seperti sekarang, dituntut tidak hanya mengajar siswa di depan kelas. Guru harus kreatif mengembangkan keterampilan, bahkan menjadi penulis. </p>
<p>Guru penulis atau pendidik yang berminat menuangkan ide dan kreativitasnya dalam tulisan, saat ini belum banyak. Akan tetapi, Hery Nugroho  guru SMP 7 Semarang mencoba memeloporinya. Lelaki kelahiran Demak 18 Januari 1980, belum lama ini meluncurkan buku ”Cara Mudah Menjadi Guru Penulis”.</p>
<p>Buku tersebut lahir atas keprihatinannya masih banyak guru yang belum bisa menulis. ”Selama ini ada anggapan antara guru dan menulis adalah kegiatan berbeda. Mereka menganggap, guru ya tugasnya mengajar, dan menulis adalah tugas penulis. Padahal, kegiatan menulis sangat bermanfaat bagi guru, karena ini juga menunjang untuk kenaikan pangkat,” ungkapnya yang pernah menjuarai Sayembara Menulis Buku Pengayaan Tingkat Nasional itu.</p>
<p>Dalam buku yang isinya lebih pada tutorial mengajak guru menjadi penulis tersebut, dia mencoba menanamkan bahwa menulis bukan hal sulit. Sebab, penyusunannya juga berangkat dari pengalaman sebagai guru dan penulis. Selain itu, penjelasan dalam pustaka, sangat disesuaikan dengan dunia pendidik dan mudah dipahami.</p>
<p>Lalu jika menulis itu mudah, kendala apa yang membuat guru merasa sulit? Wakil Sekretaris Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Jateng menjelaskan, biasanya mereka bingung harus memulai darimana dan dengan kata-kata seperti apa. Bahkan meskipun sudah ikut pelatihan menulis berkali-kali, tetap saja belum bisa menuangkan idenya dalam tulisan.<br />
Sehingga langkah yang perlu dilakukan, yakni dengan sering melakukan latihan.   </p>
<p>Ya, bagaimanapun menulis memang penting, sebab kedepannya pada tahun 2013 nanti kenaikan golongan guru dimulai dari IIIB ke IIIC, dan menulis karya ilmiah menjadi syarat mutlak untuk dipenuhi. Sehingga, guru mata pelajaran Agama yang sudah mengabdi selama 8 tahun ini berharap, agar para guru dapat mulai berlatih menulis, dari yang sederhana saja, seperti membuat catatan di media sosial atau surat kabar.<br />
(Anggun Puspita -61)</p>
<p>Herry Nugroho, Wasekum Agupena Jateng</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/11/12/ajak-guru-jadi-penulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BUKU CARA MUDAH MENJADI GURU PENULIS</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/10/01/buku-cara-mudah-menjadi-guru-penulis/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/10/01/buku-cara-mudah-menjadi-guru-penulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2011 11:10:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[hery nugroho]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2919</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Hery Nugroho&#8212;Penulis Buku dan Wasekum Agupena Jateng&#8212;- Banyak guru menganggap menulis adalah sulit. Dalam pikirannya terasa ada batu besar yang membebani untuk menulis. Ketika mau menulis, bingung harus memulai dengan kata apa. Meskipun sudah ikut pelatihan menulis berkali-kali, tetap saja menulis dianggap hal yang susah. Akibat ketidakmampuan guru menulis, banyak guru di Indonesia terganjal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Hery Nugroho&#8212;Penulis Buku dan Wasekum Agupena Jateng&#8212;-</p>
<p><img alt="" src="http://i302.photobucket.com/albums/nn91/Deni_076/bukuheryd.jpg" class="alignleft" width="584" height="479" />Banyak guru menganggap menulis adalah sulit. Dalam pikirannya terasa ada batu besar yang membebani untuk menulis. </p>
<p>Ketika mau menulis, bingung harus memulai dengan kata apa. Meskipun sudah ikut pelatihan menulis berkali-kali, tetap saja menulis dianggap hal yang susah.</p>
<p>Akibat ketidakmampuan guru menulis, banyak guru di Indonesia terganjal kenaikan golongan dari IVa ke IVb. Padahal mulai tahun 2013, syarat kenaikan golongan guru dari IIIb ke IIIc. </p>
<p>Bisa dibayangkan, bagaimana jadinya kalau kebijakan tersebut<br />
benar-benar diberlakukan?    </p>
<p>Manfaat<br />
guru menulis tidak hanya dimonopoli guru PNS, guru swasta juga akan<br />
merasakannya. Setidaknya dengan kebijakan impassing, dan sertifikasi, guru diharuskan mempunyai karya ilmiah.</p>
<p>Buku yang diterbitkan Dahara Prize Semarang menjawab langsung bahwa menulis bagi guru bukanlah yang sulit. Kelebihan buku ini, berangkat dari pengalaman penulis sebagai guru sekaligus penulis. Selain itu, penjelasan dalam buku ini disesuaikan dengan dunia guru. Sehingga, buku ini lebih mudah dipahami dan dipraktikkan bagi guru-guru maupun calon guru di Indonesia. </p>
<p>Selamat mencoba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/10/01/buku-cara-mudah-menjadi-guru-penulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mading Innovation Contest</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/09/05/mading-innovation-contest/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/09/05/mading-innovation-contest/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 04:14:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2905</guid>
		<description><![CDATA[Lomba Mading 3d Tingkat SMA dan Mahasiswa Tema : It&#8217;s time to revolution Maksimal Pendaftaran Sampai 15 September 2011 Biaya Pendaftaran Rp 75.000/ Tim No Rek.a.n Ariefiana Zulfida 1360006345737 Persyaratan : 1 . 1 Tim terdiri dari 3-5 orang 2. Durasi Pembuatan 6 jam ( On the Spot ) 3. Alat dan bahan mading dibawa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://www.bem.ft.undip.ac.id/download/maicon2011.jpg" class="alignleft" width="580" height="321" />Lomba Mading 3d Tingkat SMA dan Mahasiswa<br />
Tema : It&#8217;s time to revolution<br />
Maksimal Pendaftaran Sampai 15 September 2011<br />
Biaya Pendaftaran Rp 75.000/ Tim<br />
No Rek.a.n Ariefiana Zulfida 1360006345737<br />
Persyaratan :<br />
1 . 1 Tim terdiri dari 3-5 orang<br />
2. Durasi Pembuatan 6 jam ( On the Spot )<br />
3. Alat dan bahan mading dibawa oleh peserta<br />
4. Membawa formulir secara lengkap pada saat acara.<br />
Formulir dapat di Dowbload di http://www.bem-ft.undip.ac.id/<br />
5. Pendaftaran melalui SMS dengan format maicon<spasi>asal<br />
sekolah/jurusan</spasi><spasi>no.bukti pembayaran</p>
<p>Kirim Ke 085741831271</p>
<p>Contact Person</p>
<p>Hasti     : 081310398098</p>
<p>Wahyu  : 08563406928</spasi></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/09/05/mading-innovation-contest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba LMCR Kemendiknas 2011</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/09/05/lomba-lmcr-kemendiknas-2011/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/09/05/lomba-lmcr-kemendiknas-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 04:12:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2903</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (Dikdas): Imajinasi jauh lebih penting daripada pengetahuan (Imagination is more important than knowledge), kata ilmuwan besar abad XX Albert Einstein. Pengetahuan terbatas sementara imajinasi mencakup langit dan bumi. Dengan memerhatikan ungkapan tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Nasional menggelar Lomba Menulis Cerita Remaja (LMCR) 2011. Lomba ini mengajak siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta (Dikdas): Imajinasi jauh lebih penting daripada pengetahuan (Imagination is more important than knowledge), kata ilmuwan besar abad XX Albert Einstein. Pengetahuan terbatas sementara imajinasi mencakup langit dan bumi. Dengan memerhatikan ungkapan tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Nasional menggelar Lomba Menulis Cerita Remaja (LMCR) 2011.</p>
<p>Lomba ini mengajak siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah se-Indonesia untuk adu imajinasi dalam bentuk karya tulis/cerita. Dibungkus tema disiplin siswa dan kejujuran siswa, peserta dibebaskan membuat cerita tentang imajinasinya yang tak terbatas.</p>
<p>Imajinasi itu, misalnya, terdampar di pulau terpencil, terjebak pada konser musik yang rusuh, bertemu artis idola atau orang yang dikagumi, berkunjung ke tahun 2100, atau imajinasi yang belum pernah dipikirkan manusia. Tulis imajinasi itu dalam sebuah rangkaian cerita yang menarik!</p>
<p>Ada sejumlah persyaratan dalam lomba menulis ini:</p>
<p>Karya siswa Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (terbuka mulai kelas VII hingga kelas IX), dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah.<br />
Tulisan berbentuk cerita.<br />
Tulisan belum pernah dipublikasikan di media manapun.<br />
Panjang tulisan 4-10 halaman, diketik pada kertas ukuran A4 dengan jarak 1,5 spasi.<br />
Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.<br />
Di halaman akhir tulisan ditulis biodata penulis serta nomor telepon yang bisa dihubungi.</p>
<p>Naskah tulisan dibuat tiga rangkap, dimasukkan dalam amplop, dan di bagian luar ditulis ‘LMCR 2011’. Naskah dapat diantar langsung atau dikirim paling lambat 15 September 2011 (stempel pos). Naskah dikirim ke alamat: Kementerian Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Sub Output Pembinaan Pendidikan Estetika pada Subbag Rumah Tangga, Bagian Umum, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kompleks Kemdiknas Gedung E Lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270.</p>
<p>Bagi pengkhayal hebat yang bagus membuat cerita, telah disiapkan hadiah berupa uang tunai sebagai berikut:</p>
<p>Pemenang 1 : Rp 6.000.000<br />
Pemenang 2 : Rp 5.500.000<br />
Pemenang 3 : Rp 5.000.000<br />
Pemenang 4 : Rp 4.500.000<br />
Pemenang 5-9 : Rp 4.000.000<br />
Pemenang 10-15 : Rp 3.500.000</p>
<p>Pajak hadiah sebesar 15% (PPH pasal 21) ditanggung pemenang.</p>
<p>Kemdiknas berhak menerbitkan dan menggandakan naskah yang terpilih. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Untuk informasi lebih lanjut, panitia penyelenggara dapat dihubungi di nomor telepon (021) 5725616 dan 57851730. Email: estetika.mandikdasmen@yahoo.co.id. Ayo para pengkhayal yang hendak mengikuti jejak Albert Einstein, tunjukkan karyamu!* (Billy Antoro)</p>
<p>Sumber: Lomba LMCR Kemendiknas 2011 » Pena Deni | Mendedikasikan Diri untuk Dunia Pendidikan http://penadeni.com/2011/09/05/lomba-lmcr-kemendiknas-2011/#ixzz1X8rp4yyu<br />
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/09/05/lomba-lmcr-kemendiknas-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamus Pintar Sejarah Dunia</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/07/24/kamus-pintar-sejarah-dunia/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/07/24/kamus-pintar-sejarah-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 08:13:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[kamus pintar sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2887</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : Mi&#8217;raj Dodi K. Kamus Pintar Sejarah Dunia karya Mi’raj Dodi K. terbit cetakan pertama tahun 2011 dalam kisaran 200 halaman oleh penerbit Dahara Prize, Semarang, Jawa Tengah. Di dalamnya memuat beberapa hal: nama-nama tokoh yang berpengaruh dalam sejarah, peristiwa-peristiwa penting yang terukir dalam sejarah, serta istilah-istilah yang kerap muncul dalam studi sejarah, baik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis : Mi&#8217;raj Dodi K.<br />
<img alt="" src="http://i302.photobucket.com/albums/nn91/Deni_076/tn.jpg?t=1311494575" class="alignleft" width="302" height="350" />Kamus Pintar Sejarah Dunia karya Mi’raj Dodi K. terbit cetakan pertama tahun 2011 dalam kisaran 200 halaman oleh penerbit Dahara Prize, Semarang, Jawa Tengah. Di dalamnya memuat beberapa hal: nama-nama tokoh yang berpengaruh dalam sejarah, peristiwa-peristiwa penting yang terukir dalam sejarah, serta istilah-istilah yang kerap muncul dalam studi sejarah, baik sejarah nasional maupun internasional.</p>
<p>Pencarian aneka konsep kesejarahannya pun praktis, tinggal merunut secara alfabetik materi kesejarahan apa yang dicari. Menambah khazanah pengetahuan kesejarahan se- hingga memperluas wawasan khalayak pembaca merupakan satu tujuan penerbitannya. Selain itu, semoga dengan hadirnya buku ini, lalu dibaca berbagai pihak, semakin me- ngukuhkan kesadaran sejarah kemanusiaan kita.</p>
<p>Dengan medium buku ini, semoga para pelajar pun terbantu dalam proses membuat tugas-tugas studi sejarah serta termotivasi untuk memahami konsep-konsep dan fakta sejarah. Dengan demikian, kamus ini layak dimanfaatkan kalangan pelajar, dari tingkat dasar hingga atas, serta kalangan umum. Dalam kadar tertentu, buku ini pun dapat membantu studi mahasiswa jurusan sejarah dan mahasiswa pendidikan sejarah, serta kalangan akademis yang berminat mempelajari peristilahan kesejarahan.</p>
<p>Dalam bentuknya seperti sekarang, penulis mengakui beberapa kelemahan buku ini: kurang lengkap dan penjelasan beberapa konsep belum detail. Selain itu, beberapa hal masih dapat dicatat sebagai kekurangan buku ini. Dengan begitu, dalam cetakannya di masa mendatang, buku ini harus direvisi demi perbaikan yang menambah manfaat dan memuaskan seluruh pembaca.</p>
<p>Akhirnya, ungkapan bijaksana mengungkapkan historia magistra vitae. Sejarah adalah guru kehidupan. Lalu mendiang Ir. Soekarno berujar, “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah (jasmerah)!” Maka dalam konteksnya yang general, izinkanlah buku ini mengingatkan bahwa <em>historia magistra vitae </em>dan jasmerah!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/07/24/kamus-pintar-sejarah-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis Tidak Sulit Bagi Guru</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/07/17/menulis-tidak-sulit-bagi-guru/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/07/17/menulis-tidak-sulit-bagi-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2011 12:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kliping Media]]></category>
		<category><![CDATA[hery nugroho]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2877</guid>
		<description><![CDATA[SEMARANG &#8211; Menulis karya-karya ilmiah maupun nonilmiah bagi para guru, dinilai bukanlah hal yang sulit. Anggapan bahwa menulis merupakan kegiatan yang susah, hanya pikiran negatif dari masing-masing guru akibat perilaku malas. Hal tersebut dikatakan Wakil Sekretaris Asosiasi Guru Penulis Indinesia (Agupena) Jawa Tengah, Hery Nugroho, di hadapan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) penerima beasiswa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://herynugrohoyes.files.wordpress.com/2011/05/cropped-hery-nugroho.jpg" class="alignleft" width="584" height="200" />SEMARANG &#8211; Menulis karya-karya ilmiah maupun nonilmiah bagi para guru, dinilai bukanlah hal yang sulit. Anggapan bahwa menulis merupakan kegiatan yang susah, hanya pikiran negatif dari masing-masing guru akibat perilaku malas.</p>
<p>Hal tersebut dikatakan Wakil Sekretaris Asosiasi Guru Penulis Indinesia (Agupena) Jawa Tengah, Hery Nugroho, di hadapan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) penerima beasiswa S2 Ditpais Kementerian Agama RI di gedung Pascasarjana IAIN Walisongo Semarang, Jumat (6/5).</p>
<p>Menurut Hery, berbagai aktivitas guru di sekolah, pada dasarnya tidak pernah lepas dari menulis, seperti membuat silabus, rencana program pembelajaran (RPP), rencana program semester, program tahunan hingga mengevaluasi. “Bahkan dalam kegiatan sehari-hari, guru sangat familiar dengan menulis, yakni menulis SMS, facebook, twitter,” ujarnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Musiran salah seorang peserta diskusi menanyakan, apakah menulis memerlukan bakat? Terhadap pertanyaan ini, Hery yang juga peraih Juara I Menulis Buku Tingkat Nasional dari Pusat Perbukuan menjawab, bakat dalam menulis hanyalah 1 persen. 99 persen adalah kemauan guru untuk mau menulis atau tidak.</p>
<p>Banyak contoh penulis besar sekaliber JK Rowling, Habiburrahman El Shirazy, Andrea Hirata, membuktikan bahwa kemampuan menulis bukanlah karena bakat, melainkan kemauan dan kesungguhan untuk menulis. “Kita jangan melihat dari hasil tulisan mereka sekarang, melainkan melihat bagaimana mereka berproses sehingga menghasilkan karya yang monumental. Karenanya, tidak ada halangan bagi guru PAI untuk sekaligus menjadi penulis,” tutur Hery.</p>
<p>Menulis, menurut dia, tidak hanya mendapatkan tambahan penghasilan, tetapi lebih dari itu. Sebab dalam Islam, menulis termasuk orang yang di akhirat mendapat pahala yang tiada putus. Sebenarnya, hal ini telah dilakukan para ulama terdahulu. Sebut saja, Imam Syafiíi, Al-Ghazali, dan Ibn Khaldun, telah mewariskan kitab-kitab yang dapat kita rasakan sampai sekarang. (H70-79) </p>
<p>Suara merdeka</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/07/17/menulis-tidak-sulit-bagi-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Sehari NULIS NOVEL Bersama AHMAD TOHARI</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/07/08/workshop-sehari-nulis-novel-bersama-ahmad-tohari/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/07/08/workshop-sehari-nulis-novel-bersama-ahmad-tohari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jul 2011 02:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[ahmad tohari]]></category>
		<category><![CDATA[workshop novel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2868</guid>
		<description><![CDATA[1. RASIONAL Bahwa sastra ikut mewarnai kehidupan manusia, sudah sejak lama diakui dunia. Banyak pengarang atau sastrawan dengan karya-karyanya menjadi salah satu simbol peradaban manusia pada jamannya. Sebut saja Sophocles dari Yunani Kuno, karya-karyanya sampai detik ini diakui sebagai karya-karya yang memberikan dasar bagi perkembangan sastra (drama) modern. Begitu pula Shakespeare dari Inggris, hampir semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://www.vhrmedia.com/file_ngadimin/file_image//tokoh_2502200847c287bf78a8e.jpg" class="alignleft" width="200" height="200" /></p>
<p>1.	RASIONAL<br />
Bahwa sastra ikut mewarnai kehidupan manusia, sudah sejak lama diakui dunia. Banyak pengarang atau sastrawan dengan karya-karyanya menjadi salah satu simbol peradaban manusia pada jamannya. Sebut saja Sophocles dari Yunani Kuno, karya-karyanya sampai detik ini diakui sebagai karya-karya yang memberikan dasar bagi perkembangan sastra (drama) modern. Begitu pula Shakespeare dari Inggris, hampir semua karyanya, puisi maupun drama, selalu saja masih disebut bilamana orang berbicara tentang sastra dunia. Dari Indonesia, kita juga memiliki nama pujangga-pujangga besar, sebut saja Mpu Sedah, Mpu Kanwa, Mpu Panuluh, Ronggowarsito, pada jaman kerajaan-kerajaan di tanah Jawa. Mereka adalah juga peletak dasar bangunan sastra Indonesia masa kini.</p>
<p><img alt="" src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs089.snc1/4925_95777531218_544986218_2073600_7201893_n.jpg" class="alignleft" width="580" height="303" />Dari karya-karya sastrawan pada masanya itu, kita bisa membaca dan memahami, memperoleh gambaran, bagaimana kondisi psiko-sosial masyarakat. Pada dasarnya, karya sastra merupakan cermin yang memantulkan gambar pengarang dengan berbagai latar belakang psiko-sosialnya. Itulah, dengan membaca karya sastranya, kita bisa mengambil kesimpulan, seperti apa sebenarnya kondisi suatu masyarakat, bahkan bangsa pada jamannya. Dari konsep berpikir, konsep nilai kehidupan, sampai perilaku suatu bangsa, dapat dipahami secara intrinsik melalui karya sastra yang dihasilkannya. Prinsipnya, kita bisa melihat dan memahami budaya suatu bangsa dari karya sastranya.</p>
<p>Dengan pemahaman seperti itu, betapa pentingnya sastra bagi perkembangan suatu bangsa. Ya, sastra berkembang paralel dengan kehidupan. Di mana kehidupan berkembang, di sana sastra juga berkembang. Dunia sastralah yang berperan merekam dan memotret segala ihwal gerak kehidupan suatu bangsa.</p>
<p>Bagaimana dengan kondisi sastra di Indonesia? Dunia sastra di Indonesia belum mampu berkembang dengan baik, karena salah satu alasan yang sering dilontarkan adalah, bangsa Indonesia lebih mengembangkan budaya lisan daripada budaya tulis. Budaya baca bangsa Indonesia juga relatif masih rendah, sehingga jumlah karya sastra yang beredar di tengah-tengah masyarakat pun masih sangat jauh dibandingkan dengan jumlah penduduknya.</p>
<p>Agupena Jateng bersama Komunitas Penulismuda Indonesia adalah sebagian kecil dari komponen bangsa Indonesia yang memiliki visi yang sama, yaitu INDONESIA YANG CERDAS, INDONESIA YANG BERMORAL, INDONESIA YANG BERBUDAYA, melalui misi jangka panjang menuju INDONESIA MENULIS. Ya, dengan Indonesia Menulis, artinya semakin banyak penulis dan pengarang lahir dan eksis, diharapkan Indonesia ke depan berkembang menjadi bangsa yang besar dan terhormat, karena mampu menampilkan diri sebagai bangsa yang cerdas, bangsa yang bermoral, dan bangsa yang berbudaya. </p>
<p>Sepertinya ini ide yang sangat besar, bombas, bagi Agupena dan Komunitas Penulismuda Indonesia. Tidak apa-apa. Think big, start small. Berpikirlah yang besar walau harus dimulai dengan yang kecil. Begitulah, kegiatan WORKSHOP SEHARI NULIS NOVEL BERSAMA AHMAD TOHARI ini, dapat disebut  semacam titik awal kecil sebagai pijakan untuk siap berpacu dengan waktu menuju visi dam misi yang besar itu.</p>
<p>Mengapa dipilih Ahmad Tohari? Pertama, Beliau adalah salah satu pengarang (novelis) Indonesia yang sudah diakui eksistensinya sebagai sastrawan kontemporer Indonesia yang memiliki karakteristik lokal sangat kuat. Kedua, Beliau sebagai salah satu Dewan Pembina Agupena Jateng, mestinya akan sangat muspro, sia-sia, bila tidak dimanfaatkan secara maksimal untuk ikut memoles dan mempertajam pena Agupena. </p>
<p>Dengan kegiatan ini, di kalangan Agupena dan Komunitas Penulismuda Indonesia diharapkan semakin muncul gairah untuk mengembangkan penulisan cerita fiksi, seperti cerpen dan novel, sebagai sarana mengembangkan budaya baca dan tulis, paling tidak, di kalangan komunitasnya.</p>
<p>2.	TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN<br />
Tempat: Bengkel Sastra Novelis H. Ahmad Tohari<br />
Alamat: Desa Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas.<br />
Waktu : Hari Ahad, 17 Juli 2011<br />
Pukul   : 08:00 – 16:00 WIB</p>
<p>3.	PESERTA<br />
- Dibatasi hanya 20  orang pendaftar (jika sudah terpenuhi akan ditutup)<br />
- Peserta adalah anggota Agupena Jateng dan Komunitas Penulismuda Indonesia yang tertarik untuk belajar menulis cerita fiksi.</p>
<p>Karena ini kegiatan belajar menulis, setiap peserta harus membawa alat tulis (komputer-laptop/notebook) sendiri.</p>
<p>4.	BIAYA<br />
Kontribusi untuk peserta: Rp. 100.000,- per orang (untuk narasumber, sertifikat, coffe break, makan siang dan materi)</p>
<blockquote><p>6.	PENDAFTARAN PESERTA<br />
Peserta yang berminat, khusus anggota Agupena Jateng<br />
SMS dengan mengetik nama lengkap dan gelar spasi asal instansi spasi workhop novel spasi OK ke 081 706 00305 sebelum tanggal 10 Juli 2011 (Sewaktu-waktu ditutup bila terpenuhi kuota)
</p></blockquote>
<p>7. LAIN-LAIN<br />
Hal-hal lain yang belum tercantum dalam proposal ini dan ternyata kemudian diperlukan dalam penyelenggaraan dapat ditambahkan atau disusulkan sesuai dengan kebutuhan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/07/08/workshop-sehari-nulis-novel-bersama-ahmad-tohari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat dan Sukses untuk Bu Nikmah Nurbaity</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/06/17/selamat-dan-sukses-untuk-bu-nikmah-nurbaity/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/06/17/selamat-dan-sukses-untuk-bu-nikmah-nurbaity/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2011 14:06:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kab. Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ucapan]]></category>
		<category><![CDATA[Nikmah Nurbaity]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2851</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; Keluarga Besar Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Wilayah Provinsi Jawa Tengah mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Ibu Dra. Nikmah Nurbaity, M.Pd (Ketua Umum Agupena Cabang Purworejo) yang telah berhasil meraih prestasi gemilang sebagai Kasek Berprestasi Tingkat Provinsi Jateng Tahun 2011 &#160; &#160; Semoga dapat menginspirasi rekan sejawat lainnya untuk berkarya dan berprestasi dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://jajo66.files.wordpress.com/2010/10/agupenalogo.png" alt="" width="197" height="180" /></p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>Keluarga Besar Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Wilayah Provinsi Jawa Tengah mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Ibu </strong><strong> Dra. Nikmah Nurbaity, M.Pd </strong> <strong>(Ketua Umum Agupena Cabang Purworejo) </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>yang telah berhasil meraih prestasi gemilang sebagai Kasek Berprestasi Tingkat Provinsi Jateng Tahun 2011</strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong> </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>Semoga dapat menginspirasi rekan sejawat lainnya untuk berkarya dan berprestasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Tengah </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>Banyumas, 17 Juni  2011</strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>Keluarga Besar Agupena Jawa Tengah </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong> </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>DENI KURNIAWAN AS&#8217;ARI </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>Ketua Umum</strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong> </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>SAWALI </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>Wakil Ketua Umum </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>Hj. ENDAR YUNIARTI </strong></span></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff00ff;"><span style="font-size: large;"><strong>Sekretaris Umum </strong></span></span></p>
</blockquote>
<p> <center><img class="alignleft" src="http://multiply.com/mu/nurbaity/image/2/photos/5/600x600/2/IMG-2570.jpg?et=ph82b3r6fctKijCb1FB%2C0g&amp;nmid=150383403" alt="" width="550" height="350" /></center></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/06/17/selamat-dan-sukses-untuk-bu-nikmah-nurbaity/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Menulis Artikel Pendidikan ISPI 2011</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/05/01/lomba-menulis-artikel-pendidikan-ispi-2011/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/05/01/lomba-menulis-artikel-pendidikan-ispi-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 May 2011 12:56:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[ispi]]></category>
		<category><![CDATA[lomba menulis artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2833</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Humas ISPI A. Pendahuluan Alhamdulillah, tak terasa ISPI telah memasuki usia yang ke-51. Usia yang panjang dalam rentang perjalanan organisasi profesi. Selama lima puluh satu tahun itu sudah barang tentu telah banyak yang dilakukan ISPI dalam rangka ikut menyumbangkan tenaga dan pemikiran untuk kemajuan pendidikan. Komitmen ISPI untuk terus berkiprah di dunia pendidikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Humas ISPI</p>
<p><strong>A.  Pendahuluan</strong><br />
<img alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_OMzP8I1n0Ew/S2EoGuZNvHI/AAAAAAAAACA/CJToyKqn6OA/S220/logo-ispi.jpg" class="alignleft" width="200" height="194" />Alhamdulillah, tak terasa ISPI telah memasuki usia yang ke-51. Usia yang panjang dalam rentang perjalanan organisasi profesi. Selama lima puluh satu tahun itu sudah barang  tentu telah banyak yang dilakukan ISPI dalam rangka ikut menyumbangkan tenaga dan pemikiran untuk kemajuan pendidikan.</p>
<p>Komitmen ISPI untuk terus berkiprah di dunia pendidikan semoga menjadi kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Dan tentunya dalam rentang lima puluh satu tahun itu tidak sedikit hambatan, tantangan dan masalah yang muncul baik yang sifatnya internal maupun eksternal. Banyak hal yang perlu dilakukan para sarjana pendidikan yang terhimpun dalam wadah profesi ini dan karenanya ISPI membuka diri untuk urun rembug tentang pelbagai persoalan pendidikan dalam bentuk karya tulis.</p>
<p>Oleh karena itu, maka dalam rangka ikut memeringati hardiknas tahun 2011 dan merefleksikan kelahiran ISPI, panitia lomba penulisan ISPI 2011 memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para sarjana pendidikan untuk berperan aktif dalam Lomba Penulisan Artikel  ISPI  2011.</p>
<p>Lomba ini diharapkan dapat melahirkan karya-karya yang inovatif, objektif dan proporsional untuk dijadikan bahan referensi bagi ISPI dalam berkiprah lebih baik dan optimal di masa mendatang.</p>
<p>B.    Tema Lomba :<br />
<strong>“ Peranan Sarjana Pendidikan Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia ”</strong></p>
<p><strong><br />
C. Tujuan : </strong><br />
1. Memberi kesempatan kepada para sarjana pendidikan Indonesia menuangkan ide gagasannya.<br />
2. Meningkatkan kemampuan menulis di kalangan sarjana pendidikan Indonesia<br />
3. Memfasilitasi para sarjana pendidikan untuk menceritakan pengalamannya sebagai pengajar .<br />
4. Menciptakan atmosfir persaingan yang sehat antarsarjana pendidikan Indonesia .<br />
<strong><br />
D. Peserta :</strong><br />
1. Sarjana pendidikan yang berprofesi sebagai guru, dosen, widayaiswara dan pengawas di Indonesia<br />
2. Wajib melampirkan biodata singkat,  photo 4X6  <em>close up</em>, nomor Handphone yang masih aktif dan nomor rekening (BCA, BNI, BTN).<br />
3.  Wajib terdaptar sebagai anggota ISPI <em>online </em> &#8212;-bagi yang belum,  dapat mendaptarkan diri pada alamat http://www.pendaftaran.ispi.or.id&#8212;-<br />
<strong><br />
E. Penyerahan Artikel : </strong><br />
1. Artikel  berupa <em>soft copy </em>dikirimkan via email ke alamat : ispipusat@yahoo.com dengan membuat judul surat : Kepada Yth. Panitia Lomba Penulisan Artikel Pendidikan ISPI 2011<br />
2. Batas akhir penyerahan artikel tanggal 30 Mei  2011  pukul 24.00 WIB (Bagi yang terlambat tidak akan dinilai).<br />
3. Pengumuman 8 (delapan) artikel terbaik pada tanggal 15 Juni 2011 melalui web ISPI (www.ispi.or.id) dan para kandidat pemenang akan diundang untuk menyampaikan presentasi saat seminar nasional ISPI untuk menentukan sang juara.<br />
<strong><br />
F. Aturan Penulisan :</strong><br />
1. Tema : “ Peranan Sarjana Pendidikan Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia ”<br />
2. Artikel harus merupakan gagasan atau karya orisinal dari peserta bukan JIPLAKAN. Jika ada kutipan atau rujukan dalam artikel tersebut harus dicantumkan sumbernya.<br />
3. Artikel belum pernah dipublikasikan di media atau lomba manapun.<br />
4. Format penulisan artikel  (3-4 halaman, ukuran kertas A4, dengan huruf Times New Roman,  ukuran 12 point, 1.5 spasi).<br />
6. Seluruh artikel yang telah didaftarkan dalam lomba ini menjadi hak milik panitia sepenuhnya untuk diterbitkan di www. ispi.or.id atau media lainnya.<br />
<strong><br />
G. Kriteria Penilaian :</strong><br />
1. Kesesuaian dengan tema<br />
2. Kemanfaatan karya tulis untuk dunia pendidikan<br />
3. Orisinalitas<br />
<strong><br />
H. Penghargaan / Apresiasi :</strong><br />
Para pemenang sebanyak 8 (delapan) orang akan mendapatkan tali asih sebagai berikut :<br />
Juara I : Uang tali asih sebesar Rp 1.500.000 dan Piagam Penghargaan dari Ketua Umum ISPI<br />
Juara  II : Uang tali asih sebesar Rp. 1.000.000 dan Piagam Penghargaan dari Ketua Umum ISPI<br />
Juara III : Uang tali asih sebesar Rp. 500.000 dan Piagam Penghargaan dari Ketua Umum ISPI<br />
5 Juara  harapan mendapat tali asih  masing-masing sebesar Rp 100.000  dan Piagam Penghargaan dari Ketua Umum ISPI.<br />
<strong><br />
I. Dewan Juri :</strong><br />
1. Prof. Dr. H. Ahman, M.Pd (Sekretaris Umum ISPI dan Dekan FIP UPI )<br />
2. Drs. Sawali, M.Pd  (Pengurus Pusat Asosiasi Guru Penulis Indonesia dan blogger guru nasional)<br />
3. Deni Kurniawan As’ari, S.Pd (Humas ISPI)<br />
<strong><br />
Lain-lain :</strong><br />
1. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/05/01/lomba-menulis-artikel-pendidikan-ispi-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Temanggung Book Fair 2011</title>
		<link>http://agupenajateng.net/2011/04/29/temanggung-book-fair-2011/</link>
		<comments>http://agupenajateng.net/2011/04/29/temanggung-book-fair-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2011 15:06:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[pameran buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agupenajateng.net/?p=2816</guid>
		<description><![CDATA[Kunjungilah “Temanggung Book Fair 2011” Sabtu, 14 Mei s.d. Rabu, 18 Mei 2011 Di Pendopo Pengayoman, Alun-Alun Temanggung Tabloid LONTAR Temanggung, Asosiasi Guru Penulis Indonesia (AGUPENA) Temanggung, Yayasan Cendekia Mandiri (CEMANI) Temanggung, Forum Ikatan Kadang Temanggungan (FIKT), dan Paguyuban Penerbit Jogja (PARJO) kembali menggelar Pameran Buku guna memuasi akan kebutuhan buku bacaan Anda. Diikuti 26 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Kunjungilah “Temanggung Book Fair 2011”<br />
Sabtu, 14 Mei s.d. Rabu, 18 Mei 2011<br />
Di Pendopo Pengayoman, Alun-Alun Temanggung</strong></p>
<p>Tabloid LONTAR Temanggung, Asosiasi Guru Penulis Indonesia (AGUPENA) Temanggung, Yayasan Cendekia Mandiri (CEMANI) Temanggung, Forum Ikatan Kadang Temanggungan (FIKT), dan Paguyuban Penerbit Jogja (PARJO) kembali menggelar Pameran Buku guna memuasi akan kebutuhan buku bacaan Anda.</p>
<p>Diikuti 26 penerbit dari Yogyakarta, Solo, dan Semarang, disediakan 10.000 paket voucher diskon belanja antara 20% &#8211; 50% dari semua stand untuk PELAJAR TEMANGGUNG</p>
<p>Ikuti acara penunjang:</p>
<p>&nbsp;</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="5">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><strong>NO</strong></td>
<td valign="top"><strong>HARI/TANGGAL</strong></td>
<td width="105" valign="top"><strong>JAM</strong></td>
<td width="349" valign="top"><strong>KEGIATAN</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">1.</td>
<td valign="top">Sabtu, 21 Mei 2011</td>
<td width="105" valign="top">08.00–09.00&nbsp;</p>
<p>09.00 – 12.00</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>13.00 – 17.00</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="349" valign="top">Persiapan Pembukaan&nbsp;</p>
<p>Pembukaan Pameran</p>
<ul>
<li>Sambutan ketua panitia</li>
<li>Sambutan Bupati Temanggung</li>
<li>Do’a</li>
</ul>
<p>“Book Gathering” dan Parade Buku</p>
<p>Pentas seni</p>
<p>Baca puisi</p>
<p>Demo lukis cepat</p>
<p>Orgen tunggal</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">2.</td>
<td valign="top">Minggu, 22 Mei 2011</td>
<td width="105" valign="top">09.00 – 12.00&nbsp;</p>
<p>13.00 – 17.00</td>
<td width="349" valign="top">
<ul>
<li>Mewarnai TK, melukis SD/ MI</li>
<li>Pengumuman pemenang lomba</li>
<li>Peluncuran   buku <strong>“ Meraih Cita-Cita”</strong></li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">3.</td>
<td valign="top">Senin, 23 Mei 2011</td>
<td width="105" valign="top">09.00 – 12.00&nbsp;</p>
<p>13.00 – 17.00</td>
<td width="349" valign="top">
<ul>
<li>Lomba   melukis SLTP</li>
<li>Lomba   melukis SLTA</li>
<li>Pengumuman pemenang lomba</li>
<li>Seminar Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan   dan Lokakarya Penulisan Sastra</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">4</td>
<td valign="top">Selasa, 24 Mei 2011</td>
<td width="105" valign="top">09.00 – 12.00&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>13.00 – 17.00</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="349" valign="top">
<ul>
<li>Lomba melukis guru SD/ MI</li>
<li>Lomba mewarnai guru TK Pengumuman pemenang   lomba</li>
<li>Seminar Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan   dan Lokakarya Penulisan Sastra (Lanjutan)</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">5</td>
<td valign="top">Rabu, 25 Mei 2011</td>
<td width="105" valign="top">13.00 &#8211; selesai&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</td>
<td width="349" valign="top">Penutupan&nbsp;</p>
<ul>
<li>Pentas seni</li>
<li>Pembagian hadiah</li>
<li>Laporan panitia</li>
<li>Penutup dan do’a</li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kontak Seksi Acara: </strong></p>
<p>Wahyu Adi Surastra, 085643911317;<br />
Heni Witonowati, 081227099545</p>
<p><strong>Kontak Seksi Lomba: </strong><br />
Widodo, 085643672525;<br />
Joko Sudiono, 085292273551</p>
<p><strong>Kontak Seksi Semiloka: </strong><br />
1. Rumiyati (081328044220);<br />
2. Supardi (081328071939);<br />
3. Daliman (081392179883);<br />
4. Theresia Ruminingsih (081328704782)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agupenajateng.net/2011/04/29/temanggung-book-fair-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

