Saturday, 31 July 2010 (21:23) | 40 views | 2 komentar
Oleh Zulmasri (Guru Bahasa Indonesia SMP N 2 Talung Pekalongan, Pengurus AGUPENA JATENG)
menjemput petang
dalam kilau bara matahari
udara menggetarkan setiap hela napas
hingga mendidihkan segala harap nan pengaplangkah gontai sepanjang kedungwuni
kerontang oleh garangnya siang
pada siapa harus sembunyi
bila sedih berubah bimbangdalam kilau bara matahari
kutatap awan menjauh ke selatan
gemuruh kendara terus berlalu
dalam riak kerja yang tak kunjung selesaikuingin istirah di pangkuan-Mu
dalam wanginya napas insani
Tulisan lain yang berkaitan:



Apa kabar pak Zul? Wis suwi ura tahu ngitok, jebulnya nyibuk di Agupena to pak?
Reply
Kalau pak Sunarno tahu, pasti nyambung pak, saya mah nggak ngerti tentang puisi.
Reply