Friday, 23 July 2010 (09:54) | 50 views | 1 komentar
Oleh Zulmasri (Ketua Divisi Penulisan Fiksi AGUPENA Jateng)
mengenangmu gadis kecilku
waktu berputar dalam arus merindu
masa kecil kita di sudut sekolah
tak ada kata selain desah cuacamengenangmu lagi
di hari ini
geletar rindu pijarkan rasa
jendela jumpa menutup tirainya
tinggal bebayang semu damba bersamamengenangmu lagi gadis kecilku
kusimpang jalan dalam kesiur angin
: diriku tetap menunggu
Tulisan lain yang berkaitan:


Riyadi | Friday, 23 July 2010 @ 6:01 pm
Mengenangmu aku juga rindu. Mengenangnya masih ada cinta. Pak Zul… sip puisi itu kontemplatif. Salam Agupena.
Reply