Thursday, 19 November 2009 (07:08) | 275 views | 16 komentar
Keluarga Besar Agupena Jawa Tengah mengucapkan SELAMAT dan SUKSES kepada :
1. Bapak Johan Wahyudi, S.Pd (Bendahara Umum Agupena Jateng) sebagai Juara 1 keterampilan SLTA.
2. Bapak Hery Nugroho, S.Pd.I (Ketua Divisi Penulisan Artikel) sebagai Juara 1 I IPS Tingkat SLTP.
3. Bapak Qodir Muhajir, S.Sos (Divisi Kerjasama Antar Lembaga) sebagai Juara 2.
Dalam Lomba Penulisan Buku yang diselenggarakan oleh Pusbuk (Pusat Perbukuan) Departemen Pendidikan Nasional tahun 2009.
Semoga prestasi yang ditorehkan akan selalu memotivasi segenap keluarga besar Agupena Jateng untuk terus bekerja, berkarya dan berprestasi.
Kami merasa bersyukur dan bangga dengan capaian prestasi yang gemilang ini.
Banyumas, 19 Nopember 2009
Hormat kami
Agupena Jawa Tengah
Ketua,
Deni Kurniawan As’ari, S.Pd
Sekretaris,
Dra. Hj. Endar Yuniarti, M. Hum
Tulisan lain yang berkaitan:



Salut dan acung jempol untuk ketiga rekan pengurus Agupena Jateng di ats tadi, Pak

.-= Sardono Syarief´s last blog ..KAWAN BARU =-.
Reply
Admin Reply:
November 24th, 2009 at 2:39 am
@Sardono Syarief,Makasih Pak.
Reply
menurut aku, menjuarai lomba penulisan buku pengayaan atau buku pelajaran bukan menunjukkan kadar intelektual para guru. Lha menulis buku pelajaran khan sama artinya memformulasikan berbagai bahan ajar, merangkum ulang, menskenariokan dalam naskah.
Tidak ada unsur penelitian dan hipotesa baru. Aku sudah baca buku-buku karya Pak Johan dan Pak Heri, kualitasnya khan tidak meningkat dari tahun ke tahun. Cuma mungkin kompetitornya minim, karena minat menulis buku dikalangan guru sangat rendah.
Lha mbok ya, penulis buku macam Pak Johan dan Pak Heri, tidak hanya stagnan dalam dunia penulisan buku pelajaran namun mengembangkan kreasi pemikiran dan intelektual. Seorang teman guru di Jogjakarta yang juga redaksi BASIS, menyebutkan: Menulis buku pelajaran dengan bahan ajar dan sumber informasi yangsama dan ajeg tanpa kreasi pemikiran sama dengan “plagiatisme legal”. Yang dibutuhkan para guru adalah MENULIS BUKU DENGAN TEMA AKTUAL DAN MENYAJIKAN HIPOTESIS DARI HASIL RISET. Menulis buku2 pelajaran dengan bahan dan sumber monoton dari tahun ke tahun tidak berfungsi intelektual. seperti perajin tembikar!
Reply
Johan Wahyudi Reply:
November 24th, 2009 at 2:43 am
@Ichwan Arifin, Kami mengucapkan terima kasih untk kritikannya. Insya Allah, kritikan itu akan kami jawab dengan kreasi dan prestasi kemudian hari. Tanpa kritikan Bapak dan ibu, mustahil kami maju.
Salam Agupena!
.-= Johan Wahyudi´s last blog ..Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2010 Berhadiah Rp1 Milyar =-.
Reply
admin Reply:
November 25th, 2009 at 11:36 pm
@ Bapak Ichwan Arifin dan Bapak Johan Wahyudi, Adanya diskusi seperti ini sangat bagus dan positip.
Semoga ke depan lebih baik…
Prinsipnya bahwa masukan atau kritikan dapat disampaikan kepada pihak manapun dengan tetap berdasarkan objektivitas dan semangat kekeluargaan.
Salam Agupena!
Reply
Eka W. Reply:
May 27th, 2010 at 8:19 am
@Ichwan Arifin, Tul, tul. Memang ide ide baru akan lebih fresh dan lebih memperkaya pengetahuan. Tapi itung itung sudah mau menulis / berkarya , terhitung lebih kreatif ketimbang teman teman kita yang tidak pernah menulis.
Memang lomba kemarin memang lomba buku pengayaan. Masa malah nulis karya penelitian, ya tidak menang dong !!
Saya usul nih. Banyak buku berbahasa asing yang bagus bagus isinya. Sayang bahasanya bukan bahasa Indonesia. Tolong untuk yang pinter-pinter bahasa asing buatlah buku-buku terjemahan ilmu-ilmu terkini dari luar negeri, sehingga siswa-siswa kita sampai dipelosok yang gak bisa berbahasa asing dapat membaca materi pelajaran berkelas internasional dengan bahasa nasional.
Jadi tidak perlu sampai pusing belajar bahasa Inggris, cukup ngerti yang penting penting saja. Ujian bahasa Inggris saja cuma dapat nilai 4,5 . Bagaimana bisa mereka baca buku-buku pelajaran dari negara lain. Tul nggak ?
Tolong ya pak Ichwan dan pak/ibu guru yang pinter-pinter Bahasa Inggris, buat dong ! Nanti aku beli untuk siswa-siswa saya.
Gak usah pake penelitian-penelitian, biar urusannya mereka yang pinter-pinter.
Reply
Mungkin benar apa yang diungkapkan Bapak Ichwan Arifin, guru di Pamotan (Rembang). Para Guru jangan berpuas diri dengan menulis buku-buku pelajaran atau pengayaan, jika menulis hanya merangkum dari berbagai sumber ajar. Lebih baik kini guru selain menulis buku ajar, juga melakukan penelitian. Hasil penelitian ilmiah bisa dijadikan buku. Sejak zaman dulu saya SD hingga SMA, yang namanya buku-buku pelajaran dari banyak penulis, dari banyak penerbit, ditengah pergantian kurikulum ISI dan BAHASANNYA SAMA. Cuma cara pembahasaan yang dibuat berbeda! Mana Unsur kreatif dan intelijensianya, benar komentar Pak Ichwan.
Reply
Johan Wahyudi Reply:
November 24th, 2009 at 2:44 am
@Nurul Himawan, Kami mengucapkan terima kasih untk kritikannya. Insya Allah, kritikan itu akan kami jawab dengan kreasi dan prestasi kemudian hari. Tanpa kritikan Bapak dan ibu, mustahil kami maju.
Salam Agupena!
.-= Johan Wahyudi´s last blog ..Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2010 Berhadiah Rp1 Milyar =-.
Reply
selamat…wa barokallahu..untu guru2 berprestasi..
sangat menginspirasi!
oya, bagaimana cara agar bisa memiliki buuku karya beliau2 ini ya, pak deni?
Reply
admin Reply:
November 25th, 2009 at 11:38 pm
@doni, Nanti akan kami tanyakan ke mereka Pak Doni, apakah telah dicetak atau belum?
makasih apresiasinya.
Reply
Selamat untuk anggota AGUPENA yang memenangkan lomba penulisan buku. Anda segelintir dari jutaan guru yang memiliki motivasi untuk menulis.
Ada 3 harapan saya selaku calon guru yang masih kuliah:
1. Para guru ketika menulis buku hendaknya inovatif….dan memiliki kemauan untuk menyajikan sumber penulisan yang baru. Semisal data internet, bacaan dari novel populer karya Andrea Hirata, studi kasus yang dimuat media. Masak buku-buku pelajaran SD-SMA sejak tahun 70 sampai 2000an isi sama. Hanya ilustrasi yang beda
2. para Guru ketika menulis buku hendaknya menggunakan metode berfikir kritis. Jangan sampai guru PPKN misalnya tidak melek politik, sehingga apa yang disampaikan kayak “humas” pejabat.
3. banyak guru yang kreatif di AGUPENA….saya SALUT DAN HORMAT? LANJUTKAN!!!!!!
Reply
Admin Reply:
November 24th, 2009 at 9:52 pm
@Heni Setyaningrum, Alhamdulillah, makasih atas semua masukan, kritikan dan harapannya Bu/mbak Heni yang calon guru.
Khusus untuk point 3, kami jadi sangat tersipu malu nih…btw, ini akan menjadi spirit bagi kami untuk melangkah ke depan lebih baik.
Selamat hari guru untuk semua!
Reply
kalau lomba buku menulis puisi tingkat SMP kapan ya pak? kok, ga ada infonya sih?
Reply
Admin Reply:
December 2nd, 2009 at 6:18 am
@Rahmat Heldy Hs, Nanti kalau ada info, kita kabar-kabari…okey?
Mks…
Reply
Iya..ucapan selamat itu bagus, tetapi lebih bagus lagi ucapin juga dong guru yang bukan pengurus…perlu diketahui ada 19 guru sejawa tengah yang mendapat penghargaan dari Pusbuk. bukan apa-apa, tetapi biar menjadi semangat saja bagi guru yang lain. Bukan begitu Pak Johan?
hehehe, salam untuk keluarga.
Reply
Admin Reply:
December 2nd, 2009 at 6:17 am
@gatot supriyanto, He..he…jadi malu nih…
Iya dech…ucapan selamat untuk semua guru jateng yang telah menoreh prestasi di pentas nasional….
Guru Jateng lainnnya, ayo gabung bersama di Agupena Jateng….
hi…hi… promosi nih..
Reply