Wednesday, 23 September 2009 (04:58) | 73 views | 1 komentar
PUASA
Mentari,
Ramahtamahlah kau padaku di bumi
Selinapkan terikmu
Di balik pekat awan
Agar kurasa segar nyaman
Njalani ujian Tuhan
Mentari,
Hari ini kurangilah panasmu
Nelan tenggorokan
Ngisap cucur keringat di badan
Agar ku tak dahaga berlebihan
Lapar, dan…..pingsan!
Mentari,
Saat puasa seperti ini
Kudamba selalu persahabatanmu.
Pekalongan,1986-2009
SAJAK SEGELAS AIR PUTIH
Segelas air putih
Telah membinasa rasa dahaga
Segelas air putih
Sia-sia tertumpah
Duh, diri terancam lemah, Yah!
Pekalongan,1986-2009
DOA DI MALAM PUASA
Dalam hening malam puasa
Kueja firman-firmanMu
Dalam hening malam puasa
Kutunaikan semua perintahMu
Dalam hening malam puasa
Kumohon selalu maafMu.
Pekalongan,1986-2009
LEBARAN TIBA
Dengan jabat erat tangan
Pada orang tua
Pada mertua
Pada sanak saudara
Pada sahabat setia
Pada kerabat dekat semua
Kuminta maaf sudah
Tingal padaMu ya Allah….
Duh!
Mesti dengan apa mampu kutempuh?
LETIH
Ah,
Lelah sudah kukejar jarak
Menghempas ombak
mencariMu ke bukit-bukit
hingga ku terengah di lantai masjid
SUJUD
Tunggu!
Jangan dulu nyawa ini
Kaurenggut
Jika memang diri
Belum sempurna menempuh sujud.
RESAH
Kapan aku akan Kaujemput?
Pekalongan,1986-2009
Tulisan lain yang berkaitan:




habiabh | Tuesday, 6 October 2009 @ 8:25 pm
tetap selalu berkarya….bermanfaat buat semuao orang…khusunya dalam dakwah..
Reply