Saturday, 4 July 2009 (23:48) | 128 views | 3 komentar
Surat dari hujan
hujan melompat
mendesah di daun telingaku
kiranya memibisakan kabar
tentang rindu
tapi
yang terucap malah kilat
“tahukah? kau telah diduakan”
tak sempat aku berucap
tubuhku telah basah
Purwokerto, 2009
Surat tengah hari
aku seperti kehilanganmu
sesaat sebelum aku benar-benar mengenalmu
di antara tumpukan buku, dan kalender layu
aku seperti menemukan wangi tubuhmu
yang tertinggal di tumpukan baju
yang menyihirku
segera membasuh pikiranku
Purwokerto, 2009
Surat malam hari
malam ini
kucoba melobangi waktu
membuat celah di dinding hatimu
sehingga kutahu di mana kau simpan
hatiku di antara detak jantungmu yang bisu
Purwokerto, 2009
Teguh Trianton, S.Pd
Guru SMK Widya Manggala Purbalingga, Pengurus Agupena Jawa Tengah
Karya puisi dimuat di Tabloid Minggu Pagi – Juni 2009
Tulisan lain yang berkaitan:



Halo mas Teguh..asyik juga tu puyisimu. Apakah mas Surya Esa masih ada? kok karyanya kurang aku dengar. jika mas Dharmadi aku pernah baca puisinya di SM. aku pernah baca puisi di alun-alun Purwokerto th 1994 (teriakan anak Banyumas). Terus nulis puisi Mas Teguh!
Reply
masih ada ya,la ini apa,utk yg lainya,tunggu,ini masalah waktu dan …
Reply
silahkan mampir ke blog saya,kalau pingin tahu,kembangcahaya.blogspot.com
Reply