AUDIENSI AGUPENA JATENG DENGAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JATENG

Thursday, 2 July 2009 (05:21) | 101 views | 0 komentar

foto007foto003foto002foto009Akhirnya, Senin, 29 Juni 2009, enam pengurus Agupena Jateng berkesempatan untuk audiensi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah setelah dua kali mengalami penundaan. Audiensi ini merupakan salah satu program Agupena Jateng 2009-2014. Tujuannya? Selain silaturahmi, juga ingin mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang selama ini telah mendukung keberadaan Agupena Jawa Tengah.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa termasuk termasuk lembaga pemerintah yang harus digandeng untuk berkolaborasi dalam pengembangan kepenulisan di kalangan guru. Dan bukan kebetulan kalau Kadinasprov berkenan menjadi Ketua Penasehat Agupena Jawa Tengah karena rupanya Dindikprov dibawah kepemimpinan Drs. Kunto Nugroho, HP. M.Si itu memiliki komitmen besar untuk meningkatkan mutu guru dan dunia pendidikan pada umumnya.

Audiensi berlangsung selama satu jam di ruang Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, bapak Drs. Sunarto, M.Pd selaku Sekretaris Dindikprov berkenan menerima rombongan Agupena Jateng sebanyak enam orang yaitu Siswandi (pembina), Deni Kurniawan As’ari (ketua), Samsudin (sekretaris), Johan Wahyudi (bendahara), Zaenal Abidin (divisi penulisan buku) dan Heri Suritno (divisi penulisan fiksi).

Saat pembukaan, Pak Narto menyampaikan beberapa hal, pertama, mendukung penuh keberadaan Agupena Jawa Tengah sebagai salah satu organisasi profesi yang ikut membantu dinas memajukan pendidikan dan meningkatkan kualitas guru di Jawa Tengah. Kedua, masih adanya permasalahan yang dialami sebagian besar guru terutama menyangkut ketidakmampuan mereka dalam menulis. Beliau mengharapkan bahwa Agupena Jateng dapat menjembatani para guru agar mau dan mampu menulis. Sekdindikprov ini menyatakan, “Hendaknya Agupena Jateng focus garapan dan program kegiatannya di bidang pendidikan dan kepenulisan saja, jangan ikut dalam hiruk pikuk politik yang sarat kepentingan”. Selanjutnya beliau merasa prihatin dengan masih adanya sebagian guru yang tidak jujur, termasuk dalam program sertifikasi dengan melakukan manipulasi dokumen. “ Jangan menghalalkan yang tidak halal,” demikian tandasnya dengan lirih.

Ketiga, Agupena dalam rangka membantu dan menjembatani para guru di bidang kepenulisan itu hendaknya dilakukan secara profesional. Jangan sampai membuat guru resah atau merasa terpaksa. Oleh karena itu Agupena Jateng harus memiliki program yang baik, membumi dan dibutuhkan para guru. Dalam kesempatan itu beliau berjanji akan melibatkan Agupena Jateng dalam program dinas menyangkut pengembangan profesi guru di bidang kepenulisan.

Keempat, menghimbau agar para guru jangan terlalu reaktif dalam menyikapi persoalan pendidikan yang terjadi. Beliau berharap guru lebih dewasa dan mampu memilih dan memilah secara tepat dalam menghadapi permasalahan pendidikan yang sangat komplek.

Setelah selesai memberikan sambutannya, Pak Narto menanyakan apa maksud dan tujuan kedatangan rombongan pengurus Agupena Jateng tersebut. Kemudiabn Ketua Umum Agupena Jateng, Deni Kurniawan As’ari menjelaskan selain silaturahmi dan mengucapkan terima kasih juga dalam rangka sosialisasi program kerja masa bakti 2009-2014 dan yang penting lagi mengajukan permohoan bantuan dana dari Dinas Pendidikan yang bersumeber dari APBD. Deni menjelaskan bahwa untuk merealisasikan program Agupena Jateng itu perlu bantuan dan dukungan dari berbagai pihak termasuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Menyimak penjelasan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah itu menyampaikan bahwa hal itu perlu proses dan tidak bisa dipenuhi tahun ini. Beliau berujar, “Insya Allah akan diusulkan untuk pembahasan anggaran tahun yang akan datang, dan Agupena Jateng segera menyelesaikan administrasi keorganisasian seperti akta notaris atau akta lainnya,”

Acara audiensi yang diiringi dengan gurauan dan sedikit dialog itu berlangsung dengan santai dan penuh keakraban antara satu sama lain. Semoga ini awal yang baik untuk terwujudnya budaya menulis di kalangan guru Jawa Tengah. Dan Agupena Jateng menjadi salah satu organisasi yang ikut ambil bagian dalam mewujudkan misi mulia tersebut. Tentunya bekerja sama dengan organisasi profesi lainnya seperti PGRI, ISPI, Klub Guru atau MGMP. ***

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks

0 komentar terhadap “AUDIENSI AGUPENA JATENG DENGAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JATENG”

Comments are closed.

Komentar Anda?

«
»
Subscribe IP